Thursday, November 12, 2009 21:18:32

Backup! Before Its too late

Article and tutorial that related to Linux Operating System  
Pernahkan kehilangan data karena kerusakan hardisk secara fisik? Jika ya, kita akan merasakan perlunya melakukan backup data. Selain membuat kita menjadi tenang juga kita tidak harus mengulang membuat data tersebut(=merugikan dari segi waktu/tenaga/pikiran). Lalu bagaimana melakukan backup itu sendiri. Proses nya sangatlah mudah, karena kita cukup menggunakan tools yang sudah tersedia di mesin Linux kita. Aplikasi yang penulis gunakan adalah rsync.


Rsync merupakan aplikasi kecil dan sangat mudah di setting. Yang diperlukan kita memerlukan Mesin Linux sebagai rsync server yang mana mesin server ini untuk menyimpan data-data yang ingin dibackup. Berikut gambaran dari proses backup yang dilakukan (Distro - Kubuntu)

Setting rsync server
1. Pastikan rsync sudah terinstall di mesin server ini.
2. Edit / Buat konfigurasi /etc/rsyncd.conf
log file=/var/log/rsyncd
pid file=/var/run/rsyncd.pid

[keterangan]
comment = my archive
path = /home/username/Work/
use chroot = yes
lock file = /var/lock/rsyncd
read only = no
list = yes
uid = 0
gid = 0
auth users =  username
secrets file = /etc/rsync.secrets
timeout = 600
Untuk baris path dan auth users rubah sesuai dengan mesin Anda.
3. Edit / Buat konfigurasi /etc/rsync.secrets
username:password

4. Pastikan Daemon berjalan baik (/etc/init.d/rsync. Jika terjadi problem cek log /var/log/rsyncd

Setting rsync client
1. Pastikan rsync sudah terinstall di mesin client ini.
2. Proses backup , dengan mengetikkan perintah :
rsync -av file/folder user@ip_server::kata_keterangan_di_rsyncd/folderbackup/ 
Contoh disini di-skenario-kan sebagai berikut
IP Server : 192.168.0.1
Isian username di rsyncd.conf : rudy
Folder di Client yang mau dibackup folder : /home/rudy/Projects
Nama Folder di Server : Projects
rsync -av Projects rudy@192.168.0.1::keterangan/Projects

Perintah diatas masih bisa dimodifikasi dengan penambahan :
--delete : Isi file backup akan selalu sama dengan dengan yang akan dibackup (Jadi kalau folder backup ada yang dihapus datanya, maka dengan opsi ini akan dihapus pula yg di server backupnya)
--exclude : Tidak mengikutkan file / folder tertentu.
-z : Mengkompresi data yang ditransfer
3. Akan muncul untuk memasukkan password , isikan sesuai (/etc/rsync.secrets)
4. Akan muncul tulisan seperti ini:
building file list ... done
./
xxxx.xls

sent 34.50K bytes  received 48 bytes  2.38K bytes/sec
total size is 97.79K  speedup is 2.83

Metode lain
Jika klien berada di lingkungan windows gunakan aplikasi Delta Copy.
Sedangkan jika tidak menginginkan menggunakan server tambahan, bisa menggunakan external hardisk , flashdisk, dengan format
rsync -av Projects /media/Projects
Dimana /media/ letak dari mount dari piranti eksternal tersebut.

Permalink logo del.icio.usadd to del.icio.us | view as pdfview as pdf