Tuesday, January 06, 2004 22:12:14

Setting USB Mouse

Article and tutorial that related to Linux Operating System  
Mouse ber USB rada ribet di Linux, hal ini sering ditanyakan di milis atau irc.
Penulis membeli mouse imut bermerk BENQ yang tidak menggunakan bola tapi sudah menggunakan infra red, bener-bener keren namun koneksi nya menggunakan USB, yang di linux perlu penanganan lebih dari sekedar plug and play. Setelah membaca bagaimana agar mouse USB tersebut bisa berjalan di linux, maka penulis tulis ulang biar lain waktu gampang kalo ada masalah dengan mouse menggunakan USB, disini dibahas setting pada dua distro yaitu redhat-like dan slackware-like.

Yang pertama harus dinyalakan adalah dukungan module kernel. Jadi diasumsikan kernel kita telah mendukung module-module USB. Jalankan perintah berikut untuk menyalakan dukungan tersebut (login sebagai root untuk menjalankan perintah berikut)

p> # modprobe usbcore
# modprobe usb-uhci
# modprobe input
# modprobe hid
# modprobe mousedev

Jika misalnya saat menjalankan "modprobe usb-uhci" error maka ganti perintah tersebut menjadi "modprobe usb-ohci". Setelah menjalankan module-module diatas lampu pada mouse penulis langsung menyala. Jika mouse anda tidak memiliki lampu, mesti sabar menunggu sampai langkah setting gpm.
Agar setiap kali boot module-module ini dijalankan maka pada distro slackware uncomment baris-baris yang mengarah pada module-module tersebut (/etc/rc.d/rc.modules). Sedangkan jika distro anda redhat maka pada file /etc/modules.conf tambahkan baris berikut

alias char-major-13 usbcore
alias usb-controller usb-uhci

Setting console
Setelah module berhasil dijalankan maka, gunakan aplikasi gpm untuk menggunakan mouse di console. Anda perlu mematikan gpm jika service tersebut sedang berjalan ( /etc/init.d/gpm stop atau gpm -k ). Sekarang kita pastikan posisi divais dari mouse kita harus terhubung dengan /dev/input/mice. Maka lakukan pengujian sebagai berikut


# ls -al /dev/mouse

Jika link dari /dev/mouse bukan /dev/input/mice, maka anda harus menghapus link tersebut dengan perintah sebagai berikut:

# rm -rf /dev/mouse
# ln -s /dev/input/mice /dev/mouse

Jika sistem anda merupakan distro slackware-like maka buat / edit skrip rc.gpm ( berada di /etc/rc.d )

#!/bin/sh

if [ "$1" = "stop" ]; then
echo "Matikan gpm..."
gpm -k
else
echo "Jalankan gpm..."
gpm -m /dev/mouse -t imps2
fi

Opsi -m diatas menunjukan divais mouse berada, sedangkan -t menunjukkan protokol, dikarenakan sebagian besar USB mouse bertipe scroll wheel, maka protokol imps2 merupakan pilihan yang tepat. Jangan lupa pastikan skrip tersebut berupa file ter-eksekusi ( chmod +x /etc/rc.d/rc.gpm ) sehingga setiap kali boot maka akan menjalankan perintah ini.

Jika anda menjalankan distro redhat maka jalankan chkconfig --level 123456 gpm on , sehingga setiap kali boot maka akan selalu menjalankan gpm :)

Setting XF86Config
Sekarang saatnya untuk mengeset agar mouse kita bisa dijalankan dari X Window, Edit file /etc/X11/XF86Config-4 atau /etc/X11/XF86Config tergantung pada X Server anda. Rubah pada bagian berikut sesuai dengan opsi-osi dibawah ini:

Section "InputDevice"
Identifier "Mouse0"
Driver "mouse"
Option "Protocol" "imps/2" # rubah protokol ini sesuai dengan protokol di gpm
Option "Device" "/dev/mouse"
Option "Emulate3Buttons" "no"
Option "ZAxisMapping" "4 5" # Gunakan opsi ini jika mouse anda wheel mouse

Restart X anda, sekarang distro anda telah bisa menjalankan mouse ber USB.

Selamat mencoba :)


Permalink logo del.icio.usadd to del.icio.us | view as pdfview as pdf