Friday, November 21, 2003 07:53:39

Manajemen file source dengan checkinstall

Article and tutorial that related to Linux Operating System  
Aplikasi checkinstall membantu kita memasukkan file source (berformat tar.gz, tar.bz2 dll) ke dalam bagian dari database paket Slackware, RedHat ataupun Debian.Secara sederhana yang dimaksud adalah setelah kita melakukan kompilasi source code suat program aplikasi maka program checkinstall akan secara automatis membantu kita membuatkan format program manager sesuai sistem kita serta menginstalkan ke dalam sistem (baik yang berbasis Slackware, RedHat, maupun Debian).
Disini penulis hanya membahas yang berbasis paket manager berbasis RedHat yaitu rpm, karena menggunakan rimbalinux yang kebetulan memiliki format paket manager menggunakan basis rpm, namun demikian penggunaan sistem berbasis lain tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Siapkan paket checkinstall yang bisa di download di http://checkinstall.izto.org/. Lalu lakukan instalasi seperti biasa, ada beragam format yang telah disediakan di situs resminya, sesuaikan dengan sistem anda.

Sekarang setelah aplikasi checkinstall telah terinstall di sistem maka dimisalkan kita mencoba memasukkan paket aplikasi dillo ke dalam sistem, namum kebetulan yang kita punyai itu berformat tar.bz2 nah disinilah kelebihan checkinstall. berikut langkah-langkah yang mesti kita tempuh.

1. Download aplikasi yang ingin dimasukkan ke dalam sistem (Penulis mencontohkan aplikasi dillo-0.7.3.tar.bz2 - sebuah web browser ringan dari http://www.dillo.org/)
2. Ekstrak dan masuk ke direktori hasil ekstrak nya

$ tar fvxj dillo-0.7.3.tar.bz2
$ cd dillo-0.7.3
$ ./configure
$ make

3. Jadilah super user dan dimulai dari direktori dillo-0.7.3 kita lakukan step-step berikut

Disini kita bertujuan memasukkan beberapa file dokumentasi dari aplikasi dillo ke dalam dokumentasi didalam paket yang nantinya akan kita buat
$ su -
# mkdir doc-pak
# cp COPYING ChangeLog README AUTHORS NEWS doc-pak

Kita membuat file berisi informasi mengenai aplikasi yang kita build kita harus menamainya description-pak
# vi description-pak
Isinya misalnya seperti berikut :
-------------------------------------- Potong disini --------------------------------------
Dillo A lightweight browser

Dillo is a web browser project completely written in C, aims to be a multi-platform browser alternative that's small, stable, developer-friendly, usable, fast, and extensible. It's based on GTK+ and not require nor GNOME nor something others huge systems.
-------------------------------------- Potong disini --------------------------------------

Simpan berkas diatas, jika dimisalkan aplikasi anda memerlukan tindakan lebih lanjut setelah proses instalasi. Maka checkinstall mampu menanganinya dengan membagi dalam beberapa skrip, yaitu sebagai berikut

  • preinstall-pak - Skrip yang dijalankan SEBELUM paket ter-install
  • postinstall-pak - Skrip yang dijalankan SETELAH paket ter-install
  • preremove-pak - Skrip yang dijalankan SEBELUM paket di-uninstall
  • postremove-pak - Skrip yang dijalankan SETELAH paket di-uninstall

Secara singkat skrip-skrip diatas sebenarnya merupakan dukungan terhadap skrip preinstall, postinstall, preremove dan postremove dari distro RedHat dan Debian. Sedangkan di distro Slackware skrip postinstall-pak terdapat pada install-pak jadi pada dasarnya penggunaan skrip postinstall-pak maupun install-pak didukung oleh checkinstall, karena memiliki tujuan yang sama.

Karena kebetulan aplikasi dillo tidak memerlukan suatu tindakan setelah proses instalasi, maka kita tidak perlu membuat file-file diatas.

4. Kemudian kita jalankan perintah checkinstall dengan mengetikkan

# checkinstall

5. Setelah melalui beberapa proses sampe instalasi sukses, maka kita akan ditanya informasi berikut

Please choose the packaging method you want to use.
Slackware [S], RPM [R] or Debian [D]?

Tentu saja kita menjawab dengan menekan tombol r sebab kebetulan sistem rimba ini menggunakan rpm sebagai paket managernya.Jika semua berjalan mulus, checkinstall akan menampilkan beberapa informasi akan paket tersebut yang tentu saja bisa anda edit kebenarannya. Lalu tekan ENTER jika perubahan telah dilakukan

6. Tunggu beberapa saat, sebab checkinstall melakukan proses dari membangun file rpm.

7. Jika kelar dan berhasil kira2 inya akan tampil di layar baris berikut:

------------------------------------- log -------------------------------------
.........................
Done. The new package has been installed and saved to
/usr/src/rimba/RPMS/i386/dillo-0.7.3-1.i386.rpm

You can remove it from your system anytime using:

rpm -e dillo-0.7.3-1
------------------------------------- log -------------------------------------

Selesai :)

Catatan: Jika anda menggunakan distro (basis rpm) yang bukan Openlinux, RedHat, maka tambahkan distro anda pada baris 1539 di file /usr/local/sbin/checkinstall (penulis menggunakan OS Rimbalinux yang struktur direktori untuk SOURCE rpmnya di /usr/src/rimba/SOURCES) sebab baris dibawah ini mencoba mencari direktori /usr/src/....../SOURCES
......................
for directory in packages OpenLinux rimba redhat RedHat rpm RPM "" ; do
......................

Credit:

  1. http://checkinstall.izto.org/docs/README - Detail sumber artikel ini

Permalink logo del.icio.usadd to del.icio.us | view as pdfview as pdf