Friday, April 11, 2003 23:08:15

Instalasi Cluster dengan OpenMosix

Article and tutorial that related to Linux Operating System  
Clustering merupakan teknologi yang memungkinkan bermacam-macam komputer untuk bekerja bersama-sama mengatasi permasalahan komputasi yang terjadi. Permasalahan komputasi dapat berupa masalah kompleksitas CPU - perhitungan intensif ilmiah, atau masalah kompleksitas lainnya.Ide dibalik dari cluster adalah menyebarkan beban yang ada ke komputer lain yang ada, menggunakan sumber daya yang ada/bebas pada mesin lain.
Pada tutorial kali ini, penulis menggunakan Sistem Operasi Rimbalinux. Diperlukan minimal 2 komputer yang harus anda persiapkan untuk mencoba clustering ini. Masing-masing komputer tersebut disebut dengan 'node'. Yang perlu dipersiapkan pada semua 'node' (Step bagi node-node yang ada sama) adalah:

  1. Download paket OpenMosix dan OpenMosix Tools yang sesuai dengan versi dari kernel anda. (disini penulis menggunakan 2.4.18)
    openmosix-kernel-2.4.18-openmosix4.i386.rpm
    openmosix-tools-0.3-1.i386.rpm
  2. Install paket diatas dengan menggunakan perintah
    rpm -vih openmosix-kernel-2.4.18-openmosix4.i386.rpm
    rpm -ivh openmosix-tools-0.3-1.i386.rpm
  3. Kemudian edit file /etc/mosix.map dengan menambahkan baris berikut (Rubah sesuai setting jaringan anda):
    1 192.168.1.1 1
    2 192.168.1.2 1

    Pada setting penulis diatas, menggunakan komputer dengan IP 192.168.1.1 dan 192.168.1.2. Anda bisa mengisikan pula dengan model rentang, misal IP 192.168.1.1 - 192.168.1.10, maka setting konfigurasinya seperti berikut:
    1 192.168.1.1 10
  4. Edit /etc/fstab dengan menambahkan baris berikut:
    mymfs /mfs mfs dfsa=1 0 0
    Lalu bikin direktori /mfs
    [root@omosix1 etc]# mkdir -p /mfs
  5. File /etc/hosts penulis pada salah satu 'node' berisi (IP Address sesuai dengan 'node' nya)
    192.168.1.1 omosix1.localhost.org
    127.0.0.1 localhost
  6. Terakhir jangan lupa masukkan kernel OpenMosix ke boot loader anda. Penulis menambahkan baris berikut pada konfigurasi /etc/lilo.conf
            image=/boot/vmlinuz-2.4.18-openmosix4
            label=cluster
            read-only
            root=/dev/hda6

    Lalu jalankan; lilo -v
  7. Restart komputer anda, kemudian pada saat boot pilih untuk masuk ke kernel OpenMosix ini.

Proses diatas menjelaskan cara menginstall openmosix, sekarang kita perlu menguji apakah openmosix sudah terinstall dengan baik. Caranya yaitu ketikkan:

[root@omosix1 root]# /etc/init.d/openmosix restart
Restarting openMosix...
[root@omosix1 root]# /etc/init.d/openmosix status This is OpenMosix node #1 Network protocol: 2 (AF_INET) OpenMosix range 1-1 begins at omosix1.localhost.org OpenMosix range 2-2 begins at 192.168.1.2 Total configured: 2
Anda bisa melakukan mount direktori /mfs, didalam direktori tersebut terdapat direktori 1, 2 dsb nya yang menandakan 'node' yang ada di dalam cluster tersebut. Kemudian kita sekarang menginjak cara mengetest cluster kita.
Masuk ke salah satu node, lalu buka 2 console, console pertama jalankan perintah: "mosmon" (tanpa "). Sedangkan di console yang lain ketikkan script berikut:
for x in 1 2 3 4
     do 
     awk 'BEGIN {for(i=0;i<10000;i  )for j=0;j<10000;j  );}' &
done 
Setelah itu cek tampilan dari tempat console menjalankan perintah mosmon, dimana terdapat grafik batang yang menampilkan "Load Proccess" yang akan membagi proses kerja ke 'node' lain. Sekarang cluster anda telah siap dipergunakan untuk keperluan lain.

Catatan:
Lebih lanjut dapat dibaca di OpenMosix HOWTO life free() or die()

Permalink logo del.icio.usadd to del.icio.us | view as pdfview as pdf